Tampilkan postingan dengan label ada ada aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ada ada aja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Desember 2009

Buto Cakil Pembayar Demonstran?

Punakawan selalu digambarkan sebagai kstaria. Musuhnya jelek-jelek semua, misalnya Buto Cakil. Punakawan sering diculik, dibawa berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Tapi, menurut Ki Tedjo, sekarang semuanya serba tak jelas. Perilaku kesatria pun tak jelas. Yang jadi Punakawan pun tak jelas. Yang disebut istana pun tak jelas. Sebab saat ini masih banyak istana, ada yang di Cendana, ada yang di sana, pokoknya di mana-mana.

"Supaya rakyat tentram, mbok ya (para elite politik) itu kalau berantem caranya yang cerdas lah. Rakyat seperti kita ini kan juga perlu tahu. Bukan begitu, Gus?"

"Sebelum tahu istananya, harus tahu dulu siapa demonstrannya," jawab Gus Dur.

"Ya sebelum tahu demonstrannya, harus tahu dulu siapa yang membayari."

Tak punya latar belakang presiden, ujar Gus Dur

Mantan Presiden Abdurrahman Wahid memang unik. Dalam situasi genting dan sangat penting pun dia masih sering meluncurkan joke-joke yang mencerdaskan.

Seperti yang dituturkan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat diinterview salah satu televisi swasta. "Waktu itu saya hampir menolak penunjukannya sebagai Menteri Pertahanan. Alasan saya, karena saya tidak memiliki latar belakang soal TNI/Polri atau pertahanan," ujar Mahfud.

Tak dinyana, jawaban Gus Dur waktu itu tidak kalah cerdiknya. "Pak Mahfud harus bisa. Saya saja menjadi Presiden tidak perlu memiliki latar belakang presiden kok," ujar Gus Dur santai.

Karuan saja Mahfud MD pun tidak berkutik. "Gus Dur memang aneh. Kalau nggak aneh, pasti nggak akan memilih saya sebagai Menhan," kelakar Mahfud.

Kamis, 10 Desember 2009

Hukum Onani dan Pil KB

Cara atau usaha suami untuk mencapai orgasme dan mengalami ejakulasi dengan menggunakan tangan istrinya diperbolehkan. sedangkan dengan menggunakan tanganya sendiri, menurut jumhur ulama' hukumnya haram, sesuai keterangan kitab an-nashihah.
Pengarang kitab Asy-syamil mengatakan, bahwa suami tidak boleh mencabut zakar dari vagina istri yang tergolong wanita merdeka tanpa izin darinya, juga tidak boleh mencabut vagina hamba sahaya,kecuali mendapat izin dari tuanya.
Umar bin abdul wahab mengatakan bahwa orang yang menyenggamai istrinya yang masih perawan sebaiknya tidak mencabut zakarnya, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang tolol. Bahkan hendaknya suami memasukkan air sperma kedalam rahim istrinya. Mungkin karena persenggamaan itu ALLOH SWT akan mengaruniakan keturunan baginya yang akan dapat memberi pertolongan kepadanya. Selanjutnya Umar bin Abdul Wahab juga berpendapat, bahwa mencabut zakar karena ada kemaslahatan misalnya karena istrinya sedang menyusui tidak apa-apa.
Adapun penggunaan sesuatu yang dapat mendinginkan rahim, agar rahim tidak dapat menerima sperma atau sperma akan rusak ketika didalam rahim adalah terlarang, sebagaimana yang telah diterangkan Syeh Ibnu Arabi,Ibnu Abdus Salam, dan Imam al-Ghazali.
Singkat dari semuanya,, menurut saya mendinginkan rahim itu seperti penggunaan obat-obatan yang sekarang terjual laris dan sangat mudah didapatnya. katakanlah seperti Pil KB, memang itu sesaui kadar dari Dokter ataupun Bidan diperbolehkan bila pasien memintanya. Perlu diingat, bahwa efek lain dari Pil KB tersebut menyebabkan rasa seperti katagihan! Apabila tidak meminumnya, maka timbulah penyakit seperti sembelit, pusing, haid tidak lancar, dll.

Munculnya Satrio Piningit Berbekal Keris

Konon urutan pemimpin Indonesia menuju kemakmuran adalah
”notonogoro” — urutan suku kata terakhir nama mereka.
”No” untuk Soekarno, ”to” untuk Soeharto, dan
”no” kedua buat Susilo Bambang Yudhoyono. Kini giliran
“go”; maka Kivlan Zen, bekas petinggi TNI, mengubah namanya
menjadi Sutiyogo untuk ikut Pilpres 2009.

Dadi Gareng sek!!!!!

Ka'bah Universal Time

Sebenarnya Islam telah memiliki time system sendiri yang merupakan gabungan pola Qamariyah dan syamsiah yang lebih dikenal dengan sistim kalender Hijriah.

{ Kami (Orang Jawa) sebenarnya sudah memiliki sistem kalender Jawa yang memiliki pola yang sama dengan sistim kalender Islam. Dan Sultan Agung Hanyakrakesuma menggabungkan sistem kalender Islam dengan sistim kalender Jawa }
Sungguh amat disayangkan bahwa *kekayaan* ini banyak dilupakan orang (Jawa - Islam). Sehingga tidak banyak lagi *warga negara* mengetahui tentang system waktu Jawa-Islam.

Dalam kalender Gregorian (Masehi), membagi waktu dunia menjadi dua bagian dengan menetapkan garis tanggal international 0* pada Greenwich dan 180* pada selat Bosporus (antara Rusia Canada). Penggantian Tanggal harian ditetapkan pada jam 00:00 pada Meridian 180*.
Penetapan garis tanggal International diprakarsai oleh Stanford Fleming (Canada) dan Charles F Down (Amerika) pada tahun 1883 dan disyahkan sebagai sistim tata waktu international dalam suatu konvensi pada tahun 1885. Maka sejak saat itu dunia *terbelah dua* dengan latitude 0* ~ +180* sebagai Bujur Timur dan 0* ~ -180* sebagai Bujur Barat. Maka sejak itu kita mengenal negara-negara Barat dan Negara-negara Timur.

Dalam proyeksi perjalanan matahari dari Timur ke Barat, maka negara negara yang berada pada merian 0* ~ +180* akan mendahului 1 hari dibandingkan dengan negara-negara Barat yang ada pada meridian 0* ~ -180*. Lalu apa akibatnya ?
Ka'bah yang terletak pada meridian +40* BT dan Indonesia yang terbentang dari meridian +94* ~ +141* BT (bujur Timur) memiliki selisih waktu 4 ~ 6 Jam (15* meridan per jam). Dimana Indonesia (jakarta) mendahului 4 jam lebih awal dibandingkankan waktu di Ka'bah (Mekkah). Sehingga (misalnya) kita melakukan Shalat Ied pada pagi hari jam 7:00 maka Umat muslim di Mekkah masih melakukan Takbir atau masih ada yang terlelap tidur (jam 3:00 dinihari.) Jika mengacu pada QS Al Imran ayat 96
"Inna Awwala baitin wudi'a linnasi lallazina bibakkata mubarakhan wahudan lil 'alamnin".
{sesungguhnya rumah mula-mula dibangun untuk (tempat ibadat) manusia, ialah Baitullah yang ada di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua umat manusia).
Dan bilamana surat diatas kita gandeng dengan Surat Al Hujurat ayat 1 (QS 49:1) "Ya ayyuhal ladzina aamanu tuqqadimu baina yadayillahi wa rasuullihi wattaqullaha innallaha sami'un 'aliim.
(Hai orang orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan rasul-Nya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan mengetahui).
maka secara jelas bahwa umat muslim yang berada disebelah timur Mekkah (meridian > 40* BT ~ 180* BT) MENDAHULUI melakukan ibadah Maddah dan bertentangan dengan sunnah Rasul.

Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir , Ibnu Abu Dunya meriwayatkan pada kitab Al Adhahi, dimana Rasullulah membatalkan ibadah penyembelihan hewan Qurban karena mereka melakukan penyembelihan hewan Qurban sebelum Rasulullah melakukanya. Dan memerintahkan mereka mengulangi penyembelihan Hewan Qurban setelah beliau melakukan penyembelihan. Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Tabhrani dalam kitab Al Ausath.
Jelasnya kita bisa terkecoh, manakala Kalender Gregorian (Masehi) sebagai petunjuk tanda waku ibadah Maddah karena kita akan selalu mendahului menjalankan shalat sebelum Shalat yang sama dilakukan di Baitullah Mekah pada hari yang sama.
Struktur meridian tidak lagi dibelah menjadi dua arah tetapi menjadi satu arah mengikuti garis edar matahari dari kiri ke kanan, dimana posisi Greenwich (GMT) terletak pada -40* KUT dan posisi Indonesia / Jakarta menjadi -294* KUT di belakang merdian Ka'bah (Mekkah) atau 19 Jam dibelakang Ka'bah (selisih satu hari dibelakang garis waktu Ka'bah).
pada saat di Mekkah melaksanakan Shalat Maghrib 18:30 GMT tanggal 1 Agustus, maka di Jakarta masih jam 22:30 malam GMT tanggal 31 Juli menjelang Subuh. Dengan demikian tidak lagi mendahului melakukan shalat maghrib untuk tanggal 1 Agustus.

Disadari bahwa memang sulit dipahami secara selintas tanpa membiasakan diri dengan dengan konversi waktu GMT ke KUT yang banyak dipakai oleh para orang tua Jawa dalam menunaikan ibadah Madhah. Adaptasi terhadap perubahan garis waktu dari jam 00:00 maju selama 6 jam ke jam 18:00 bukanlah persoalan yang gampang. Karena ini bukan lagi bersifat sekedar transformasi linear pergeseran meridian yang mengubah tatanan dunia yang telah mapan dan dipakai ratusan tahun. Tetapi lebih bersifat mengembalikan kepada fitrah alam dimana pergerakan alamiah adalah dari kanan ke kiri.
Kanan dikatakan sumbu positip dan kiri sumbu negatip. Yang oleh ilmu pengetahuan sampai sekarang diakui sebagai kebenaran haqiqi.

Lihatlah Thawaf berputar dari kanan kekiri, Bumi berputar dari kanan ke kiri (proyeksi tehadap matahari), Balap mobil, atletik maupun balap sepeda di velodrome semuanya berputar dari arah kanan kekiri. Ini semua bukan hanya kebetulan tetapi telah dipertimbangkan oleh para akhli (pemikir-pemikir) bahwa menentang fitrah alam adalah bentuk "pemberontakan" terhadap sesuatu yang Haq yg menentang energi metafisis.

Jadiiiiiiii....agar kita dapat segera menyadari bahwa dalam beribadah bukan hanya sekedar ikut-ikutan atas aturan yang sudah ada, tetapi lebih menitik beratkan pada kebenaran yang Haq yaitu tidak mendahului seperti yang telah diriwayatkan oleh para ahli hadist / sunnah Rasul.

HAM jadi HAMSIP, Keamanan sifatnya Terisolir

Aliansi Masyarakat Sipil Sumatera Utara menyoroti penegakan HAM di Indonesia yang masih suram. Menurut mereka meski sudah sepuluh tahun deklarasi universal HAM lahir, diikuti pengesahan UU No 39 tahun 1999 dan ratifikasi konvensi hak sipil politik dan hak ekonomi social budaya tahun 2005 namun penegakan HAM di Indonesia tidak mengalami kemajuan yang berarti. Hal ini disampaikan mereka dalam orasi didepan gedung DPRDSU di saat penghuninya sedang reses.

Dibawah kepimpinan SBY-Budiono masalah HAM tetap menjadi maslah yang memprihatinkan. Masih banyak kejahatan kejahatan terhadap kemanusiaan masih saja terjadi. hak hak rakyat baik , ekonomi, social budaya masih diblokade. ribuan petani digusur dari tanahnya, jutaan buruh digaji dengan sangat murah, anak anak perempuan menjadi objek trafficking ( Penjualan manusia), Pedagang kaki lima terusir dari pekerjaaannya dan penghidupannya. Setiap hari jutaan hektar hutan digunduli oleh mafia illegal logging, diskriminasi social terjadi. Sumua permasalahan ini timbul karena Negara lalai dalam melindungi hak hak rakyatnya.

Dalam statementnya untuk memperingati Hari HAM Sedunia , Aliansi Masyarakat Sipil Sumatera Utara untuk penegakan HAM menggugat pemerintah agar bertanggung jawab menegakan hukum dan HAM yang dinilai masih sangat minim. Mereka menuntut agar menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap rakyat dan menyeret pelakunya kemuka hukum. Melaksanakan UU pokok agrarian no 05 tahun1990. Memberantas perbudakan perempuan dan anak anak ( trafficking ). Melindungi hak hak buruh.Menjamin lingkungan hidup dari pencemaran dan pengerusakan. Memberikan pendidikan terhadap rakyat dan mencabut UU badan hukum pendidikan. Menuntaskan pelanggaran HAM tahun berat1965.

Selanjutnya dalam memeperingati hari HAM sedunia yang jatuh pada hari ini Kamis (10/12) Aliansi Masyarakat Sipil Sumatera Utara meminta agar pemerintah menghentikan penggusuran pedagang kaki lima. rakyat miskin kota, anak jalanan dan pengamen. Memberantas praktek korupsi, menindak Markus atau mafia perdilan yang berkeliaran diinstitusi hukum. Menuntaskan kasus Pembunuhan Adi SH dan Syariaman Sinaga.

Heegrrrrrr...... masih terdapat hak-hak yang tidak dilaksanakan sepenuhnya. walaaaach, gt kok mencari keadilan!!!!

Prita Mulyasari for President

SIMPATI untuk Prita Mulyasari makin meluas. Di sejumlah daerah aksi mengumpulkan uang receh makin meluas. Di antaranya, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, di Yogyakarta, dan Solo, Jawa Tengah. Sejumlah wartawan yang tergabung dalam komunitas wartawan Palangkaraya mulai kemarin mengumpulkan uang koin untuk membantu Prita Mulyasari. Aksi koin untuk disumbangkan kepada Prita Mulyasari juga muncul di Kota Yogyakarta. Penyelenggara penggalangan dana untuk membantu membayar denda Rp204 juta kepada Rumah Sakit Omni Internasional yang dijatuhkan pengadilan itu menarik simpati berbagai kalangan.

Meski baru dibuka sehari, di Kota Gudeg sudah terkumpul Rp1,4 juta. Puluhan murid TK Primagama tidak mau kalah membantu Prita. Anak-anak lugu itu dengan suka rela menyisihkan uang jajan mereka. "Ini untuk Bunda Prita. Kasihan Bunda Prita, sering menangis di televisi," kata salah satu murid, Eta, dengan suara pelan.

Hidup Prita !!!!! Hidup Prita !!!!! Hidup Prita !!!!! Pemilu selanjutnya ibu prita jadi capres ya ! muak aq sama yg itu-tu@-:

Jakarta Banjir mulu... Ibukota Negara pindah aja ke Purwodadi !!

Banjir besar diprediksi akan melanda Jakarta pada pekan ketiga Desember 2009 hingga pekan ketiga Januari 2010. Potensi banjir tahun ini diprediksi lebih besar dibanding banjir yang terjadi di Jakarta tahun 2007.

Hal itu diungkapkan Pakar Teknologi Lingkungan dari Universitas Indonesia Firdaus Ali kepada SP di Jakarta, akhir pekan lalu. Prediksi itu berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOA) Amerika Serikat.

Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dermaga Bogor, Endang Suprapti mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca pada sepekan ke depan akan turun hujan dengan intensitas lebih tinggi di bagian utara Jawa Barat, yakni di sekitar Jakarta. "Perubahan pola hujan tersebut disebabkan oleh pusaran "Eddy" yakni pusaran angin di Kalimantan Barat serta tekanan udara rendah di barat daya Sumatera serta di timur laut Australia," kata Endang Suprapti kepada Antara di Bogor, Sabtu (24/1).

Menurut Endang, adanya pusaran Eddy dan tekanan udara rendah, mengakibatkan pola hujan yang sebelumnya turun di bagian selatan Jakarta Barat, yakni Bogor dan Bekasi, menjadi bergeser ke utara di Jakarta. Apalagi, curah hujan rata-rata bulanan di Bogor dan Jakarta pada Januari juga tinggi yakni 420 milimeter per bulan.

Selain itu, bulan purnama yang akan terjadi pada Senin (26/1), kata dia, juga akan mempengaruhi permukaan air laut, karena, air laut akan tertarik oleh gaya tarik bulan, sehingga berpotensi terjadi badai rob.

Menurut Endang Suprapti , akhir Januari hingga awal Februari merupakan puncak musim hujan, di sebagian lokasi di Jawa Barat, dari musim hujan yang terjadi sejak Oktober 2008 hingga Maret 2009. Di Bogor dan sekitarnya, kata dia, pada Desember 2008 curah hujannya masih dibawah normal, yakni 158 milimeter per bulan dari curah hujan normal Desember yakni 380 milimeter per bulan.

Memasuki Januari 2009, lanjut Endang, curah hujan di Bogor dan sekitarnya sudah lebih tinggi. Hingga Sabtu (24/1) curah hujan sudah mencapai 310 milimeter per bulan dari curah hujan normal Januari yakni 420 milimeter per bulan. "Masih ada sisa waktu seminggu hingga akhir bulan. Dengan prakiraan akan terjadi potensi hujan pada sepekan ke depan, maka curah hujan bisa mencapai normal atau di atas normal," kata Endang Suprapti.